
Singapura adalah sebuah negara yang terletak di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer utara khatulistiwa di Asia Tenggara.
Singapura adalah pusat keuangan terdepan ketiga di dunia dan sebuah kota dunia kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam perdagangan dan keuangan internasional.
Pelabuhan Singapura adalah satu dari lima pelabuhan tersibuk di dunia.
Negara ini adalah salah 1 dari 5 pendiri ASEAN.
Negara yang terletak di Semenanjung Malaya ini merdeka secara penuh pada tanggal 9 Agustus 1965.
Singapura adalah pusat keuangan terdepan ketiga di dunia dan sebuah kota dunia kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam perdagangan dan keuangan internasional.
Pelabuhan Singapura adalah satu dari lima pelabuhan tersibuk di dunia.
Negara ini adalah salah 1 dari 5 pendiri ASEAN.
Negara yang terletak di Semenanjung Malaya ini merdeka secara penuh pada tanggal 9 Agustus 1965.
sistem pemerintahan singapura
Negara Singapura adalah sebuah republik parlementer dengan sistem pemerintahan parlementer unikameral. Westminster yang mewakili berbagai konstituensi. Kontitusi Singapura menetapkan demokrasi perwakilan sebagai sistem politik negara ini. Partai Aksi Rakyat (PAP) mendominasi proses politik dan telah memenangkan kekuasaan atas parlemen di setiap pemilihan sejak menjadi pemerintahan sendiri tahun 1959. Freedom House menyebut Singapura sebagai “sebagian bebas” dalam “laporan Freedom in the World” dan The Economist menempatkan Singapura pada tingkat “rezim hibrida”, ketiga dari empat peringkat dalam “Indeks Demokrasi”.
Tampuk kekuasaan eksekutif dipegang oleh kabinet yang dipimpin oleh perdana menteri. Presiden Singapura, secara historis, merupakan jabatan seremonial, diberikan hak veto tahun 1991 untuk beberapa keputusan kunci, seperti pemakaian cadangan nasional dan penunjukan jabatan yudisial. Cabang legislatif pemerintah dipegang oleh parlemen.
Tampuk kekuasaan eksekutif dipegang oleh kabinet yang dipimpin oleh perdana menteri. Presiden Singapura, secara historis, merupakan jabatan seremonial, diberikan hak veto tahun 1991 untuk beberapa keputusan kunci, seperti pemakaian cadangan nasional dan penunjukan jabatan yudisial. Cabang legislatif pemerintah dipegang oleh parlemen.
kuliner khas singapura
1. Chicken Rice
Sepertinya makanan ini paling banyak ditemukan di seluruh penjuru hawker centre di Singapore. Menunya sederhana, kebanyakan berupa nasi hainam (nasi yang dimasak menggunakan kaldu ayam) dan untuk toppingnya ada beberapa pilihan. Kebanyakan menggunakan ayam rebus yang dipotong-potong, tapi ada juga yang menggunakan roasted chicken. Kemudian disiram sedikit saus dan disajikan juga sambal, kecap dan cocolan jahe secara terpisah. Salah satu Chicken Rice yang terkenal di Singapore: Tian Tian Chicken Rice di Maxwell Food Centre di area Chinatown.

2. Laksa
Laksa memang tersebar di Asia Tenggara khususnya di Malaysia, Singapore dan Indonesia. Tapi tiap daerah ada keunikannya masing-masing. Di Singapore ini yang terkenal adalah Laksa Katong yang katanya merupakan kombinasi laksa Peranakan dan lokal di daerah Katong. Pada dasarnya laksa yang dimaksud di sini merupakan golongan curry laksa yang biasanya terbuat dari sup berbahan dasar santan dan dipadukan dengan berbagai bumbu tradisional. Rasanya pedas, tapi bagi penyuka pedas biasanya masih bisa ditambah sambal lagi. Laksa banyak dijual di hawker centre ataupun yang kami pernah coba juga di Killiney Kopitiam.

3. Roti Prata
Makanan yang berasal dari India ini menjadi penyelamat di setiap waktu. Roti prata cocok dimakan kapanpun baik sebagai menu sarapan ataupun malam-malam saat lapar karena biasanya kedai-kedai yang menyajikan makanan India sederhana seperti ini buka 24 jam. Roti prata sebenarnya sangat sederhana, terbuat dari tepung yang diolesi banyak minyak (ghee). Yang membedakan biasanya teksturnya. Kami suka roti prata yang crispy di luar namun masih bisa ditarik seperti karet saat disobek. Roti prata biasanya dipadukan dengan kuah kari (mutton curry, chicken curry, dll), tapi bisa juga dikombinasikan dengan yang isian manis seperti coklat, pisang, gula, dll.

4. Bakut Teh
Bakut Teh ini makanan kesukaan almarhum ayah Susan. Bakut sendiri dalam dialek bahasa Cina artinya tulang iga alias ribs. Dalam konteks bakut ini yang dimaksud adalah tulang iga babi, jadinya tergolong makanan non-halal. Ada 2 jenis bakut teh yang terkenal, yang satu ala Malaysia, satu lagi ala Teochew. Di Singapore lebih banyak yang ala Teochew, yaitu yang kuahnya bening dan mengandung banyak sekali lada. Saking banyaknya lada kami sampai tersedak saat menghirup kuahnya. Tapi enak banget sih, bikin hangat badan. Bakut Teh yang kami suka adalah Song Fa Bak Kut Teh yang sebenarnya sudah buka cabang di Jakarta. Tapi boleh lah kalau ke Singapore mampir ke tempat aslinya 🙂

5. Kway Teow
Mungkin bukan makanan aneh karena di Indonesia juga banyak kwetiau. Tapi memang Kway Teow ini bisa dibilang makanan yang lumayan khas di Singapore….yah mirip nasi goreng di Indonesia lah. Kway Teow di Singapore banyak yang dicampur dengan seafood seperti kerang kecil. Kombinasinya sih hampir sama, pakai tauge, telur, daun bawang, udang dan biasanya warnanya cukup gelap (banyak kecap manisnya).

6. Claypot Rice
Intinya adalah nasi yang dibakar pakai claypot (mangkok tanah liat). Ada banyak toppingnya, tapi yang pernah kami makan yang di Malaysia Food Street di Resort World Sentosa, pakai ayam, tapi nasinya dicampur pakai chinese sausage (non-halal) dan disiram kecap. Yang paling enak dari claypot rice adalah pinggiran dan bagian bawahnya kering, jadinya seperti makan kerak nasi. Itu yang bikin tekstur makanan jadi menarik, selain rasanya yang gurih tentunya. Tapi bagi sebagian orang yang kurang sabar (atau lagi lapar banget), agak repot makan claypot rice karena biasanya begitu dihidangkan sangat panas dan belum bisa langsung dimakan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar